Jumat, 07 Maret 2014

DWARAWATI MUNCUL DARI LAUT (4)




TENGGELAMNYA KOTA DWARAWATI

Informasi dan material yang ditemukan  pada penggalian  bawah laut   Dwaraka sesuai dengan referensi kota Dwaraka, yang tercantum pada beberapa naskah  Sanskrit . Hal penting dengan ditemukannya  Dwaraka  bukanlah sekedar untuk menunjukkan  segi arkeologisnya, tetapi secara tidak langsung memastikan saat  Mahabharata, yang merupakan tonggak sejarah India.  Dari gerabah yang ditemukan di Bet Dwaraka , yang juga terkait dengan legenda Sri  Krishna adalah  3520 tahun sebelum tahun ini (2010).
Sekarang temuannya adalah bahwa pantai barat India tenggelam sekitar 125 meter. Epos, sejarah, legenda  dan fakta akan jalan bersama  dengan semakin banyaknya temuan yang di dapat di dasar laut.


Bet Dwaraka
Foto Silicon
Setelah perang Bharata Yudha, sekitar 36 tahun terjadi suasana damai dimana Pandawa (Yudistira) memerintah di Hastinapura dan  Krishna kembali ke Dwaraka. Tetapi tidak semuanya berjalan baik di  Dwaraka.  Wangsa  Yadawa  terbiasa dengan kehidupan mudah, sulit diatur, kekerasan dimana-mana dan pada akhirnya mereka menghancurkan dirinya sendiri seperti yang diramalkan.
Suatu hari  Krishna dan  Balarama pergi ke daratan. Beberapa orang yang  kebanyakan minum  mulai bertengkar. Pertengkaran menjadi kekerasan. Ketika Krishna dan Balarama mencoba melerainya, mereka menyerang.  Krishna dan  Balarama berhentti melerai dan kekerasan berlangsung sepanjang malam. Pagi harinya pantai berubah menjadi kuburan Tidak ada seorangpun yang masih hidup, termasuk mereka yang hidup waktu  Bharata Yudha
Balarama  pergi ke hutan menjalankan wana prasta  dan Krishna kembali ke  Dwaraka tetapi untuk yang terakhir  kalinya. Pada   Musala Parwa, Dwaraka disebutkana Krisna lebih dulu memerintahkan penduduk untuk mengungsi sebelum Dwaraka tenggelam.
Saat dia telah mengirimkan kereta perang untuk menjemput Arjuna, dia juga beristirahat di hutan  dan kemudian beliau meninggal karena jempol kakinya terkena panah seorang pemburu.
Saat Arjuna tiba kota dalam keadaan panik, sulit dipercaya  bahwa   Krishna dan Balarama telah tidak ada di Dwaraka.  Mayat-mayat masih bergelimpangan di pantai. Arjuna melaksanakan upacara yang terakhir ditempat pembakaran jenasah. Kemudian, dia mengikuti instruksi yang diberikan oleh Krishna untuk menyelamatkan kota.
Sekarang kita memahami bahwa letusan gunung dibawah laut bisa mengakibatkan pasang laut yang tinggi   yang disebut  tsunami. Gambaran yang diberikan dalam naskah kuno   sesuai dengan tsunami . Berminggu-minggu tanda-tanda alam terlihat. Langin penuh dengan meteor yang terbakar, awan dan debu menutupi sinar matahari dan bulan. Nampaknya itu seperti adanya letusan gunung.
Binatang biasanya yang pertama merasakan datangnya bahaya, demikian juga yang terjadi di Dwaraka. Burung-burung dan binatang  menjerit dan menangis. Tikus dan kucing cepat berlarian di jalan. Binatang jarang terjebak dalam bencana alam, penginderaannya tajam sehingga dia cepat-cepat meninggalkan lokasinya
Itu belum seluruhnya.  Angin kencang menghantam tembok dan sungai berubah alirannya berlawanan/kehulu. Pasang laut juga sering berubah-ubah setelah terjadinya tsunami. Hal itu berakhir dalam hitungan menit.
Tujuh hari setelah Krishna wafat,  evakuasi Dwaraka dimulai. Dalam epos  Mahabharata dijelaskan karavan  berjejer bermil-mil, kereta perang, kereta, pasukan, wanita dan anak-anak, semuanya pergi dengan tergesa-gesa. Mereka dikejar waktu. Diserang oleh lombak, kota mulai terpecah  dan mereka berebutan untuk menyelamatkan diri Ketika orang terakhir mencapai pantai ombak besar datang dan menyapu bersih kota emas.


Blok Bangunan di Dasar Laut
Foto:  deepika”s blog
 Pada  Mahabharata, ada catatan khusus mengenai kota Dwaraka yang tenggelam di lautan , ”“ Arjuna menyaksikan,  semuanya digulung ombak Gelombang laut  yang menghantam pantai, tiba-tiba menghancurkan tanggul . Air laut mengalir ke kota, menggenangi jalan-jalan di kota yang indah Air laut menutupi semuanya yang ada di kota. Arjuna menyaksikan gedung-gedung tenggelam satu per satu. .  Dengan berlinang air mata dia menyaksikan istana emas Krishna’hilang ditelan lautan.. Arjuna memandang untuk yang terakhir  kalinya istana yang ditempati oleh  Krishna., yang sangat cepat  tertutup oleh air laut. Dalam sekejap semuanya lenyap. Laut  kini  menyerupai sebuah danau Tidak dapat  dilacak lagi kota yang indah  yang telah menjadi favorit para Pandawa  Dwaraka kemudian hanya menjadi sebuah nama dan kenangan”.
Zaman Mahabharata berakhir  dan masa kegelapan, zaman Kali Yuga telah tiba di bumi

Artikel berikutnya :
Epos  Mhabharata menyebutkan bahwa bendera berkibar di kota Dwaraka. Di dalam laut ditemukan  batu sebagai alas dari tiang bendera. Antardvipa di daerah  Kugasthali ………………  Pondasi dari bangunan dimana pagar kota dibangun pada 3,600 tahun yang lalu. Kota yang tenggelam sampai bagian utara yaitu  …………

Sumber :
(Dicantumkan pada Artikel terakhir, Tahun Bharata Yudha Versi 5500 SM))
Dst
33. Year of Mahabharata — Full Article Text , Daily Pioneer

0 komentar:

Posting Komentar