Jumat, 07 Maret 2014

DWARAWATI MUNCUL DARI LAUT (6)




TEMUAN PENGGALIAN KOTA DWARAWATI

Diantara artefak yang diketemukan dari Dwaraka dan Bet Dwaraka adalah gerabah yang berusia 3,528 tahun pada pengecekan dengan thermoluminescence.  Jangkar segi tiga dengan tiga lubang  seberat 120-150 kg, yang terbesar beratnya 560 kg, yang diketemukan mirip dengan jangkar pre-Phoenisia yang diketemukan di Siria dan Cyprus yang usianya sekitar 1500 SM. Penemuan arkeologis lainnya  yang signifikan adalah batu bulan (chandrasila) yang berbentuk bulan. Dua batu bulat dengan satu lubang kurang lebih berusia 1500-1400 SM ditemukan, disamping pancing besi, barang-barang kuningan, sebuah lonceng tembaga dan beberapa pancing perunggu.


Struktur batu bundar yang terlihat waktu air laut surut  di Dwaraka
Foto : Veda, Vedic Knownledge Online

Diakui, tidak ada beda pendapat mengenai area secara garis besar mengenai kerajaan Sri Krishna. Struktur dan jangkar batu  yang terdapat didasr laut menunjukkan kepal besar yang bersandar di laut dalam sementara kapal yang lebih kecil yang membawa penumpang dan barang-barang berlayar di laut dangkal
Tigapuluh koin tembaga juga diketemukan di area penggalian  Struktur juga ditemukan dari zaman pertengahan   Kota ini tersebut dalam Mahabharata  dan kota ini telah diketemukan, Di tempat lain, ada penemuan  naskah kuno yang ditemukan di Candi  Jain di   Aihole dibuat oleh  Chalukya  raja  Pulakeshi.  Tetapi ada temuan arkeologis yang meyakinkan  bahwa Sri  Krishna sebagai tokoh sejarah. Misalnya penggalian  diI Bedsa dekat  Vidisha di  Madhya Pradesh)  menemukan reruntuhan candi dari 300 SM dimana  Krishna (Vasudeva) dan Balarama (Samkarshana) dikenali dari  umbul-umbulnya Anak Krishna,  Pradyumna, cucunya Aniruddha dan pahlawan  Yadava yang lainnya, Satyaki, juga teridentifikasi.
Catatan sejarah yang lebih akhir bertahun 574 M, terdapat  pada yang disebut  lempengan  Palitana dari  Samanta Simhaditya. Naskah ini mengacu bahwa Dwaraka sebagai ibu kota dari pantai barat dari Saurashtra dan menyatakan bahwa Sri Krishna tinggal disana.
Penggalian di bagian utara dan barat India, bagaimanapun juga, menunjukkan bahwa masyarakat maju  telah ada sebelum tahun yang diterima dan teori dari sejarah kuno India. Pada penelitian pemukiman penduduk yang tenggelam, ditemukan karang yang berlubang untuk menyelamatkan perahu.


Kota Dwaraka, Foto : Uma Shankari
Kunci, menuju ke riwayat  Krishna adalah   Dwaraka. Dari segi arkeologi yang paling kuat  adalah penemuan  struktur pada akhir 1980, di lepas pantai dibawah laut  Dwaraka Modern di Gujarat
Puing-puing yang diambil  dari lokasi adalah bagian dari tembok, material bangunan, gerabah, seni   pahatan, manik-manik dan tulang manusia dan gigi yang berusia sekitar 9,500 tahun ketika ditera dengan karbon.
Arkeoloog bawah air menemukan struktur kuno di lepas pantai Dwaraka;  struktur melingkar dipantai  Dwaraka; yang ditemukan dibawah air; merupakan sisa bagian depan dari struktur kuno candi Shri Dwarakadhish.
Garis besar tata letak kota yang tenggelam  diketemukan oleh Unit Arkeologi Kelautan sesuai dengan penjelasan mengaenai Dwaraka pada naskah-naskah  kuno  Struktur kayu dilindungi dan dikelilingi  oleh struktur yang terbuat dari blok batu Kayu lebih mudah ditera dengan karbon dan akan membantu para ilmuwan untuk menentukan tahun yang tepat.



Artikel berikutnya :
Balok batu dibawah laut kemungkinannya adalah reruntuhan tembok tebal yang kuat ………….. Penggalian arkeologis yang lain, kebanyakan kota yang disebutkan pada epos Mahabharata seperti: Mathura (sekarang Haryana), Hastinapura (sekarang Punjab), Indraprastha (sekarang Delhi), Kurukshetra (Rajasthan) dan  Dwaraka (sekarang Gujarat)  Penggalian yang dilakukan di area ini  menunjukkan peradaban Indus berkembang ………………

Sumber :
(Dicantumkan pada Artikel ke 14, GERHANA BERPASANGAN))
Dst
33. Year of Mahabharata — Full Article Text , Daily Pioneer

Compiled By: I Dewa Putu Sedana, Drs, MBA.

BACA JUGA :

0 komentar:

Posting Komentar