Jumat, 06 Desember 2013

KALIYUGA, RAMALAN JAYABAYA dan SABDOPALON (4)



KARAKTER MANUSIA SETIAP MASA.
  1. Pada      masa Satyayuga,      kesadaran umat manusia akan Dharma (kebenaran, kebajikan, kejujuran)      sangat tinggi. Budaya manusia sangat luhur. Moral manusia tidak rusak.      Kebenaran sangat dijunjung tinggi sebagai aturan hidup. Hampir tidak ada      kejahatan dan tindakan yang melanggar aturan. Maka dari itu, masa tersebut      disebut juga ‘masa keemasan’. Kegiatan : Dhyana (bermeditasi,      mengheningkan pikiran).  Pada Satyayuga.      pelaksanaan meditasi dan memusatkan pikiran kepada Tuhan yang paling      diutamakan dan orang yang melaksanakannya akan dipuji-puji dan dihormati.
  2. Masa      Tretayuga      merupakan masa kerohanian. Sifat-sifat kerohanian sangat jelas tampak.     Agama menjadi dasar hidup. Meskipun begitu, orang-orang mulai berbuat dosa      dan penjahat-penjahat mulai bermunculan. Pada masa ini, seseorang yang      pandai, memiliki pengetahuan dan wawasan luas, serta ahli filsafat akan      sangat dihormati. Kegiatan : Jnyana (belajar, memiliki pengetahuan)      pada Tretayuga.      Pada masa itu, pengetahuan yang diutamakan dan pendidikan mendapat      perhatian penuh pada masa itu. Orang-orang yang pandai dan terpelajar akan      diistimewakan dan sangat dihormati pada masa itu.
  3. Pada      masa Dwaparayuga,      manusia mulai bertindak rasional. Penjahat-penjahat dan orang-orang      berdosa bertambah. Kelicikan dan kebohongan mulai tampak. Yang diutamakan      pada masa ini adalah pelaksanaan ritual. Asalkan mampu melaksanakan      upacara, maka seseorang akan dihormati. Akhir masa Dwapara dimulai ketika Kresna      meninggal, setelah itu dunia memulai masa terakhir, Kaliyuga.Kegiatan :      Yajnya (mengadakan ritual) pada Dwaparayuga.      Pada masa tersebut, pelaksanaan ritual yang diutamakan.
  4. Masa      terakhir, Kaliyuga,      merupakan masa kehancuran.
    1. Banyak manusia mulai melupakan Tuhan.
    2. Banyak moral manusia yang rusak parah.
    3. Kaum pria       banyak berkuasa dan wanita       dianggap sebagai objek pemikat nafsu mereka.
    4. Banyak siswa berani melawan gurunya.
    5.  Banyak orang-orang yang mencari nafkah dengan tidak jujur.
    6. Dan banyak lagi       kepalsuan, kebohongan, kejahatan,       dan tindak kekerasan.
    7.  Pada masa ini, uang yang paling berkuasa.
    8. Hukum dan jabatan mampu dibeli dengan       uang
    9. Kegiatan : Dana       (memiliki uang, memberi kekayaan) pada Kaliyuga.       Pada masa itu, uang dan kekayaan yang paling diuatamakan. Asalkan seseorang memiliki kekayaan,       maka ia akan dihormati dan berkuasa.
    10. Budi pekerti tidak lagi dihiraukan, malah orang yang pandai akan menjadi bahan      ejekan.
    11. Dengan uang seseorang dapat membeli       kehormatan
    12. Manusia cendrung semakim rakus, berprilaku jahat       (korup) dan tidak mengenal belas-kasihan.
    13. Mereka bertengkar satu dengan yang lain tanpa       alasan       benar.
    14. Mereka bernasib malang, diliputi beraneka-macam keinginan       material
    15. Manusia tidak beradab.
    16. Kegiatan tipu-menipu dan berbohong,
    17. Malas dibidang kerohanian,
    18. Banyak tidur dan banyak tindak kekerasan,
    19. Banyak kecemasan,
    20. Banyak kesedihan,
    21. Banyak kebingungan,
    22. Banyak ketakutan
    23. Kemiskinan merajalela.


 Artikel selanjutnya :
 .....diliputi sifat tamas, manusia menganggap yang benar adalah salah dan yang salah adalah benar ........ Bhagawata Purana  12.2.29 menyebut sebuah tempat bernama Shambhala yang akan menjadi tempat kemunculan Kalki sebagai putra Vishnuyasha. Meskipun saat ini kita belum tahu pasti dimana keberadaan keluarga brahmana ini, tapi jelaslah bahwa dari keturunan brahmana sejati inilah nantinya .................


Compiled By: I Dewa Putu Sedana, Drs, MBA.

0 komentar:

Posting Komentar