Jumat, 07 Maret 2014

DWARAWATI MUNCUL DARI LAUT (3)




PETENCANAAN KOTA DWARAWATI
Dwaraka merupakan kota yang direncanakan dengan baik  mengikuti perencanaan kota yang maju Arsiteknya  Vishwakarman, pertama kali memetakan jalan raya, jalan-jalan, gerbang dan taman. Dia membagi kota menjadi enam wilayah pemukiman dan perdagangan. Dia merencanakan pelabuhan dan jembatan serta gerbang  Semuanya dirancang dengan teliti sebelum pembangunan dimulai
Dwaraka dibangun agar  tidak kelihatan dari luar.  Dua baris pagar yang kokoh dibangun dari batu-batu besar,  yang mengelilingi kota  dan laut berfungsi sebagai parit  Pulau ini terpisah dengan daratan dan hanya bisa dicapai dengan perahu. Vishwakarman  membangun beberapa jembatan yang bisa ditarik bila terjadi serangan.
Pemukiman Dwaraka dibuat untuk tidak mudah dicapai.  Dindingnya dihias dengan jam dinding dan mesin yang mengeluarkan api, cairan yanag tak terbakar dan peluru. Struktur dan lokasinya dibuat untuk tidak mudah dicapai  dan hanya bisa dihancurkan bila ada serangan dari udara.
Bhagwatam  Purana menjelaskan bagaimana Raja Salwa bisa memperoleh mesin terbang dengan kecepatan tinggi  dan terbang cukup tinggi sehingga tidak terlihat. Dia pernah menyerang Dwaraka dua kali  dengan angkatan lautnya  dan  dia menyerang dari udara , pada saat dimana Balarama dan  Krishna sedang bepergian.
Pada  Mahabharata disebutkan  pada persiapan perang. Kota ditutup dan orang dilarang keluar dan masuk.  Tambang ditanam  di tanah  dan parit-parit  diisi dengan paku besar yang tajam Jembatan dipindahkan,  pelabuhan ditutup untuk semua lalu lintas  dan jalan-jalan diisi rintangan.  Angkatan laut dibayar didepan dengan emas untuk menjaga motivasi mereka tetap tinggi
Kebanyakan pertempuran  di  Dwaraka  terjadi di dratan.  Putera Krishna Pradyumna memimpin Angkatan Laut Yadawa mengepung musuh dan menyerangnya. Tetapi  Salwa terbang diatas kota  menghancurkan bangunan dan taman-taman dari udara, menukik dengan tiba-tiba, sehingga para Yadawa menjadi terkejut. Ketika  Krishna kembali beliau menggunakan  senjatanya yang unik (cakra)   untuk menghancurkan Salwa dan pasukan udaranya. Salwa terbang terlalu tinggi sehingga tidak terlihat  tapi Krishna  meluncurkan senjatanya untuk menghantamnya sehingga hancur dan jatuh ke bumi. (Gambaran yang diberikan mirip dengan sebuah peluru kendali).
 Apakah kisah  ini yang berasal dari epos India memiliki kerangka historis yang benar?.  Apakah  Krishna, yang selalu kelihatan muda,  yang  merupakan dewa favorit orang India, berjalan dijalan  Dwaraka kuno? Apakah  Krishna,  merupakan raja dari  alam semesta yang dipuja oleh satu milyard umat  Hindu, pemimpin wangsa Yadawa ribuan tahun yang lalu?  Apakah Krishna sebuah mitos ?
Bagaimanapun  juga kebenaran sulit untuk ditutupi.  Dari penggalian arkeologi, naskah-naskah serta  data astronom,   para ahli dan ilmuwan tiba pada satu pandangan bahwa Krishna sesungguhnya seorang figur historis

Lukisan Kota Dwaraka
Pemerintahan Dwaraka
Meskipun Krishna bukan Raja, tapi beliau memerintah.  Wangsa  Yadawa kemungkinan merupakan masyarakat demokratis pertama di dunia dan sistem pemerintahannya sekarang terasa sangat modern.  Mereka merupakan federasi dari enam rumpun yang memilih pemimpinnya, tetapi tetap ada raja sebagai kepala Negara yang bukan memiliki kekuasaan mutlak  Krishna, pemimpin yang terpilih  pada hakekatnya mengontrol dan membuat keputusan
Seperti halnya semua pemimpin demokratis, Krishna berjuang agar wangsa Yadawa tetap bersama. Masing-masing rumpun/clan memiliki pemimpinnya, dan ada faksi-faksi dalam Dewan. Perebutan kekuatan tidak pernah  berakhir, masing-masing rumpun ingin memimpin, terkadang dengan cara yang keras, seperti pembunuhan. Krishna tetap berusaha agar semua rumpun tetap bersama.  Beliau sebagai menara yang kepemimpinannya  tidak pernah diragukan, tetapi rumpun rivalnya tetap berusaha  untuk mendiskreditkan beliau dimata rakyat. Malahan  pernah  dituduh sebagai pencuri . dan memerlukan waktu yang lama untuk menjernihkan masalah ini.


Artikel selanjutnya :
………. bahwa pantai barat India tenggelam sekitar 125 meter. Epos, sejarah, legenda  dan fakta akan jalan bersama  dengan semakin banyaknya temuan yang di dapat di dasar laut.  ………. . Pada   Musala Parwa, Dwaraka disebutkana Krisna lebih dulu memerintahkan penduduk untuk mengungsi sebelum Dwaraka tenggelam. ………….. Angin kencang menghantam tembok dan sungai berubah alirannya berlawanan/kehulu. ………. Ketika orang terakhir mencapai pantai ombak besar datang dan menyapu bersih kota emas.

Sumber :
(Dicantumkan pada Artikel DWARAWATI MUNCUL DARI LAUT (14)

              Dst

         33. Year of Mahabharata — Full Article Text , Daily Pioneer


Compiled By: I Dewa Putu Sedana, Drs, MBA.

BACA JUGA :

Dwarawati Muncul Dari Laut 4
Prabu Kalianget  Dinobatkan
Agama Tao 1
Pura Ratu Patih

0 komentar:

Posting Komentar