Selasa, 18 November 2014

MISTERI ROH (5)





Fenomena Kehidupan Setelah Kematian
Parapsikologi telah menyelidiki  beberapa Fenomena yang menunjukan  adanya kehidupan setelah kematian.
1.     Professor Fred Alan Wolf meringkas pandangan ini ketika ia menulis: Saya percaya bahwa temuan fisika kuantum semakin mendukung pendapat Plato [yang mengajarkan bahwa ada keberadaan yang sempurna dari alam non-materi]. Ada bukti yang menunjukkan keberadaan bukan materi, bukan-fisik di alam semesta yang memiliki realitas meskipun belum bisa ditangkap oleh indra kita dan instrumentasi ilmiah.
2.    Sir Oliver Lodge, salah seorang fisikawan terbesar sepanjang masa, menerima adanya kehidupan setelah kematian setelah menggunakan penelitian ilmiah untuk membuktikannya. Dia adalah pendiri Society for Physical Research. Kehidupan dan pikiran tidak pernah menjadi fungsi dari tubuh materi, mereka hanya menampilkan diri sendiri dalam bentuk organisme material.
Diprediksi bahwa di tahun-tahun mendatang fisika kuantum akan menjadi metode revolusioner yang benar-benar menunjukkan kehidupan setelah kematian.

Beberapa contoh fenomena kehidupan setelah kematian antara lain :
1. Penampakan.  British Society for Psychical Reseach  memberitakan  sekitar 10 % dari Penduduk di Inggris pernah  mengalami persepsi sensorik, yang bisa digambarkan sebagai Penampakan. Ini berupa satu komunikasi antara orang  yang sudah meninggal dengan yang ditinggalkannya , umpamanya keluarganya. Seperti adanya kemauan  dari yang telah mati untuk memberikan pesan kepada yang masih hidup,yang ditinggalkan. Seperti pesan yang  sangat penting untuk memberi tahu umpamanya tentang penyebab kematiannya, penyakitnya  atau apakah karena   kecelakaan, jadi seperti ingin memberi pemberitahuan.
2. Psikofotografi. Petunjuk lain ingin membuktikan adanya Kehidupan setelah mati diusahakan dengan  Psikofotografi dengan usaha membuat foto-foto dari muka orang yang telah mati, dimana dengan kamera yang normal tidak bisa tertangkap.
3.     Rekaman Suara. Dengan teknik yang modern   suara orang yang sudah meninggal yang ditujukan kepada yang ditinggal diusahakan untuk direkam.



Beberapa pandangan mengenai kehidupan setelah kematian antara lain :
1.  Medium Paranormal dan Ahli Nujum mengatakan: “Orang yang meninggal dunia bukan berarti tidak hidup kembali namun mereka hidup pada alam lain, yang mati itu jasadnya sedangkan rohnya dapat berkomunikasi dengan kita yang masih hidup”. (Sama dengan keyakinan Agama Hindu).  Melalui seseorang yang memiliki bakat istimewa untuk menerima pesan – pesan itu.
2.     Penilaian secara Ilmiah adalah : Tidak ada bukti kehidupan setelah kematian fisik. 
3.   Penilaian umum masyarakat luas sebagai berikut : Ketimbang menolak pengalaman – pengalaman ini dengan perasaan takut , ragu – ragu atau tidak percaya lebih baik kita belajar merangkulnya dan menjadikannya sebagai kekayaan batin kita . Sementara kita tidak mengetahui tujuan yang jelas dari kontak – kontak transdimensional ini . Mereka merasa tenang terhibur karena mengetahui bahwa kehidupan ini terus berlanjut dan orang – orang yang kita cintai tidak benar – benar meninggalkan kita. Penilaian dari negara – negara timur sebagai berikut.
a.     Menurut kepercayaan agama Hindu  Jiwa (atman) bukan saja tetap hidup setelah kematian fisik , tetapi juga kekal . Karena jiwa  tak dapat dihancurkan dan bersifat kekal, yang  berada dalam putaran  mati dan dilahirkan kembali yang tak ada habisnya yang disebut dengan reinkarnasi.      
b.  Menurut kepercayaan agama Budha : Bahwa segala sesuatu yang ada dialam semesta ini terlihat mau pun tak terlihat , tak ada awal dan tak ada akhirnya . Ketika orang meninggal , ia tidak sama sekali mati.  Melainkan jiwanya terus hidup . Umat Budha percaya bahwa untuk beberapa waktu setelah kematian fisik paling lama 50 hari, sang arwah tinggal kealam sana sebelum memasuki tubuh baru untuk dilahirkan kembali. Akan tetapi untuk individu yang memiliki spiritual tinggi bisa memiliki kemampuan untuk tidak berreinkarnasi kembali. Secara teoritis , siapapun dapat melakukan komunikasi dengan orang yang sudah meninggal, tetapi pengalaman tersebut lebih umum dialami oleh sekelompok orang  tertentu



Roh Gentayangan.
Kematian terjadi bila sistem penunjang kehidupan pada makhluk hidup secara keseluruhan terhenti.  seperti terhentinya detak jantung, rusaknya organ-organ vital, terhentinya kinerja otak, dan sebagainya. Orang yang mati secara baik, kematiannya dimulai dari kaki yang lumpuh, tenaga / energi panas badan yang hilang (makanya badan  terasa dingin), sinar mata yang hilang (tidak cemerlang), dan terakhir detak jantung hilang karena roh sebagai motor penggerak sudah pergi. Orang yang mati karena kecelakaan atau bunuh diri, proses  kematiannya tidak seperti itu. Semua terjadi seketika. inilah menjadikan  rohnya gentayangan, ke sana kemari, karena rohnya  mengira masih punya badan / tubuh, seperti terlihat di tayangan TV rohnya memasuki meja (karena roh mengira itulah badannya), sehingga meja dapt bergerak).



Berbagai kepercayaan yang berkembang dalam masyarakat Islam tentang roh orang yang telah mati ( terkubur ) , diantaranya.
1. Roh gentayangan,yaitu roh yang diyakini tidak/ belum mempunyai tempat yang tetap di alam kubur. Untuk Roh gentayangan ini lahir berbagai istilah, diantaranya arwah penasaran, pocong, hantu, sundel bolong, kuntilanak, dan lain-lain. Roh gentayangan ini diyakini masih berkeliaran di muka bumi dan menganggu orang-orang yang masih hidup, terutama yang terkait dengan sebab-sebab kematiannya..
2.  Roh berkeliaran, yaitu roh yang diyakini sudah memiliki tempat di alam kubur, namun pada waktu-waktu tertentu berkeliaran dimuka bumi atau menemui keluarganya,seperti memasuki bulan puasa, pada hari lebaran,dan sebagainya.
3.     Roh kembali ke dunia (hidup kembali), yaitu roh yang diyakini memperoleh izin dari Allah ( karena ketinggian ilmu tariqatnya) untuk menjalani kembali kehidupan dunia ditempat atau pada tubuh yang lain (reinkarnasi dalam istilah Hindu)

Agama-agama dunia mendukung ajaran adanya arwah gentayangan, dengan mengatakan selama 40 hari roh orang mati masih berkeliaran di dunia, sehingga setiap hari harus didoakan supaya arwah gentayangan itu tidak mengganggu orang yang masih hidup. Agama yang lain mengatakan di waktu-waktu tertentu, misalnya di tahun baru, arwah-arwah orang mati turun ke dunia dan mereka harus diberi makan dan minum berupa sesaji makanan dan minuman kesukaannya, bahkan diberi bekal uang supaya tidak berkekurangan di alam baka.  Agama Islam meyaikini : Ketika Malaikat Maut mencabut roh seseorang, maka roh itu berpindah ke alam barzakh, namun tempatnya berbeda-beda. Sedangkan Agama Kristen meyakini bahwa ketika orang mati, pada saat itu rohnya langsung menuju ke dua tempat, menuju ke surga atau neraka.

Ilmuwan Inggris, Ron Pearson, dalam artikelnya “Survival Physics” berpendapat bahwa kelangsungan hidup setelah kematian adalah bagian alami dari fisika dan upaya untuk mendiskreditkan bukti kehidupan setelah kematian adalah salah tempat: Karena kelangsungan hidup setelah kematian telah dapat ditunjukkan sebagai bagian yang penting dan integral dari fisika, harapannya adalah bahwa upaya-upaya yang masih dilakukan untuk mendiskreditkan semua bukti-bukti dari setelah kehidupan akan segera berakhir.

Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Berthold Ackermann, telah memantau operasi dan telah mengumpulkan kesaksian dari para pasien. Meskipun ada beberapa variasi-variasi kecil dari satu orang ke orang lain, semua pasien memiliki beberapa kenangan saat berada dalam kematian medis. dan sebagian besar dari mereka menggambarkan beberapa sensasi yang sangat mirip. Sebagian kenangan termasuk perasaan levitasi, ketenangan, keamanan, kehangatan, hingga melihat cahaya yang luar biasa. Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka sangat menyadari bahwa ada banyak kesimpulan mereka yang akan mengejutkan banyak orang, seperti fakta bahwa gambaran tentang kematian yang selama ini diketahui dari ajaran agama tampaknya sama sekali tidak terjadi. Padahal, para relawan merupakan umat dari berbagai kepercayaan seperti Kristen, Muslim, Yahudi, Hindu dan ateis. “Saya tahu, hasil penelitian kami bisa mengganggu keyakinan beragama dari banyak orang” kata Mr Ackermann. “Tapi dengan cara ini, kami baru saja menjawab  salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia. Ya, ada kehidupan setelah kematian dan hal ini berlaku untuk semua orang.” lanjutnya.



SUMBER :
Karl Karnadi,  Otak dan Roh
Media Hindu
MY BLOG, Oleh: artacuakep
Timor Express, I Putu Yoga Bumi Pradana
Vaprakeswara’s BLOG
Viktor Zammit, Henkykuntarto’s Blog, Fisika Kuantum dan Alam Roh
Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia bebas
Yayasan Padma Bhuana

0 komentar:

Posting Komentar