Kamis, 22 November 2018

“OM SHRI GANESHAYA NAMAH”; (MAKNA MANTRA)



Dewa Ganesha (Lord Ganesha), yang juga dikenal sebagai Ganapati atau Ganesha, adalah dewa Hindu berkepala gajah, berperut buncit. Dia adalah Dewa yang paling dicintai dan dipuja oleh penganut agama Hindu, meskipun ada banyak sekte dalam agama  Hindu yang berbeda di seluruh dunia, Beliau adalah satu-satunya Dewa yang disembah oleh semua pemeluk agama  Hindu. Tidak seperti beberapa dewa dan dewi Hindu lainnya, Ganesha nonsectarian. Penyembah, yang disebut Ganapatyas, dapat ditemukan di semua sekte. Dia adalah "benang merah" di antara semua pemeluk agama Hindu, atau orang-orang yang mempraktikkan ajaran  agama Hindu (yang semestinya disebut "Sanatana Dharma").

Dia adalah :
1.     Dewa Keimanan dan Keberuntungan
2.     Penghilang masalah dan rintangan.
3.     Juga mewakili kekayaan, kemakmuran, kebijaksanaan, kesehatan, kesuburan dan kebahagiaan.
Pengikut Dewa Ganesha berkeyakinan  bahwa Dewa Ganesha memberikan kelimpahan, kesuksesan, kemakmuran, dan perlindungan terhadap kesengsaraan. Oleh karena itu, Dewa Ganesha disembah dan dipuja di hampir semua acara keagamaan  dan sekuler dan secara khusus dipuja pada awal mulainya doa (puja), untuk memulai usaha penting, dan sebelum usaha baru (di bidang spiritual atau material) dimulai. Dalam kitab suci Hindu, tertulis bahwa, dia mendapatkan berkah  ketika seseorang mengabdikan dirinya sepenuhnya kepada-Nya dan tunduk pada kehidupan yang mulia. Dewa Ganapati tidak hanya akan menghargai usahanya tapi mempercepat kemajuannya (pada tingkat spiritual, emosional dan mental) dan membantunya menjadi orang yang lebih baik dalam hidup.


Ganesha

Ganesha adalah anak dari Dewa Siwa (Dewa “Pemrelina” yang mengembalikan materi ke asalnya) dan Dewi Parvathi. Tapi konon dia tidak lahir karena konsepsi. Dewi Parvathi membuatnya  dari tanah liat dari tubuhnya dan memberinya kehidupan. Dia, sebenarnya, adalah simbol dari dia yang telah menemukan Keilahian di dalam dirinya sendiri.

Dewa Ganesha adalah suara pertama, Om (atau Aum), di mana semua mantra Sanskerta lahir. Saat materi (Siwa) dan energi (Shakti) bertemu, baik cahaya (Skanda) maupun suara (Ganesha) lahir.  Kepala Dewa Ganesha melambangkan jiwa atau Atma, yang merupakan realitas tertinggi keberadaan manusia, dan tubuhnya menandakan eksistensi manusiawi atau maya di dunia ini. Kepala gajah mewakili kebijaksanaan dan taringnya mewakili OM, simbol suara kosmik yang suci. Keempat lengan dengan berbagai benda di keempat tangan:  menunjukkan bahwa Tuhan ada dimana-mana dan mahakuasa. Sisi kiri tubuh melambangkan emosi dan sisi kanan melambangkan akal. Kapak di tangan kiri atas dan teratai di tangan kanan atas menandakan bahwa untuk mencapai kesempurnaan spiritual, seseorang harus memotong keterikatan duniawi dan menaklukkan emosi. Hal ini memungkinkan seseorang untuk hidup di dunia tanpa terpengaruh oleh godaan duniawi, seperti halnya teratai yang tetap ada di air namun tidak terpengaruh olehnya. Sering juga  Baki Laddus (semacam kudapan, permen) di tangan kirinya yang menunjukkan bahwa Dia melimpahkan kekayaan dan kemakmuran kepada umat-Nya. Tangan kanan ditunjukkan dalam pose memberi  berkah, yang menandakan bahwa Ganesha selalu memberkati umat-Nya. Sering juga dilukiskan, di tangannya  membawa ankusha  dan pasha, sebagai   alat yang digunakan untuk membantu umatnya untuk mengatasi dua hambatan mental, yaitu Tamas dan  Rajas.

Sebuah festival tahunan untuk menghormatinya dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari Ganesha Chaturthi dan berakhir pada hari keempat belas dua minggu kemudian (Anant Chaturdashi) yang biasanya jatuh pada akhir Agustus atau awal September. Pada hari festival yang menakjubkan ini, sebuah patung Ganesha ditempatkan di panggung yang ditinggikan di rumah atau dibuat tenda yang dihias  indah dan sesajen dipersembahkan  kepada Ganesha.



Makna  Om Shri Ganeshaya Namah
Om Shri Ganeshaya Namah terjemahannya adalah : "Dewa Ganesha, saya berdoa untukMu.". Om - bukan hanya getaran atau suara. Ini bukan hanya simbol. Ini adalah keseluruhan kosmos, apapun yang bisa kita sentuh, lihat, dengar dan rasakan. Juga, suara ini secara simbolis mewujudkan energi penyembuhan ilahi, atau Shakti, dan dalam 3 aspek utamanya: penciptaan, pelestarian, dan pembebasan.
Shri - menandakan "Shrim" yang merupakan benih (bij) mantra;
Ganeshaya - mewakili konsep bij;
Namah - diterjemahkan sebagai "tunduk" atau "Saya salut."

Manfaat Nyanyian Mantra Pujian  Dewa Ganesha :
Sastra Sansekerta digunakan dalam meditasi, untuk memfokuskan pikiran, tapi mantra ini juga digunakan untuk memohon restu keilahian. Membaca mantra yang kuat ini memanggil Dewa Ganapati untuk menyingkirkan setiap rintangan untuk membantu mencapai kebijaksanaan, kekayaan, kelimpahan, keberuntungan, kesuksesan dan kemakmuran dalam semua usaha.

Catatan
Lord Ganesha adalah lambang kejernihan dan konsentrasi di tengah dunia abu-abu yang penuh dengan kebingungan dan dualitas. Sang pemuja harus mendedikasikan jiwanya ke Ganesha dan melafalkan mantra ini untuk pencerahan dan kebahagiaan serta kesehatan, kemakmuran, kekayaan, keberlimpahan dan keberuntungan, dan menyaksikan hidupnya berubah di depan matanya sendiri.

Kompilasi : IDP. Sedana.

BACA JUGA :

0 komentar:

Posting Komentar