SIMULASI GELOMBANG OTAK (3)




Teknologi Suara Untuk Simulasi Gelombang Otak

Binaural Beat adalah simulasi gelombang otak dengan mengeluarkan nada yang memberikan selisih frekwensi suara di telinga kiri dan kanan.
Monaural Beats adalah teknologi Terapi Gelombang Otak yang memancarkan suara yang sama pada 2 speaker yang diletakkan pada telinga kanan dan kiri.




Kejadian sehari-hari bisa mempengaruhi perubahan gelombang otak. Teknologi dibutuhkan  karena teknologi memberikan hasil yang lebih akurat dan manfaatnya jangka panjang. Stimulasi alami tidak bisa menghasilkan pola gelombang otak yang kompleks untuk menghasilkan kondisi mental yang spesial, misalnya untuk tujuan mengatasi kecemasan atau mengurangi rasa sakit. Ada tiga teknologi suara yang digunakan dalam Terapi Gelombang Otak, yaitu: Biinaural beats, Monaural beats dan Isochronic Tones. Setiap teknologi suara juga punya kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Binaural Beats
Binaural beats merupakan Terapi Gelombang Otak yang paling populer  Binaural Beat adalah simulasi gelombang otak dengan mengeluarkan nada yang memberikan selisih frekwensi suara di telinga kiri dan kanan. Selisih frekwensi tersebut yang ditangkap oleh otak dan otak akan mensinkronisasikannya dengan ritme tersebut.  Misalnya gelombang suara dengan frekuensi 510Hz diperdengarkan pada telinga kiri dan frekuensi 500Hz diperdengarkan pada telinga kanan, maka otak akan merespon dengan memunculkan frekuensi 10Hz. Untuk hasil optimal, wajib mendengarkan dengan headphone.





Binaural Beats merupakan teknologi Terapi Gelombang Otak paling tua. Ditemukan oleh seorang peneliti Jerman, Heinrich Wilhelm Dove pada tahun 1839. Namun pada waktu itu tidak populer karena Heinrich Dove sulit membuktikan teorinya secara ilmiah.  Pada saat itu alat pengukur gelombang otak belum ditemukan. Baru 140 tahun kemudian, seorang pria bernama Gerald Oster menulis artikel "Auditory Beats in the Brain" yang kemudian memicu banyak penelitian ilmiah mengenai Binaural Beats. Teknologi binaural beats kemudian dikembangkan oleh seorang ahli fisika Thomas Campbell, Dennis Menerich dan Robert Monroe.  Mereka menemukan banyak manfaat yang bisa diperoleh dari aplikasi binaural beats. Mulai dari relaksasi, meditasi sampai membantu proses penyembuhan penyakit fisik maupun psikologis.

Kelebihan binaural beat:
1.    Jangkauan frekuensi yang bisa didapatkan lebih luas, mulai dari yang frekuensi terrendah sampai frekuensi tertinggi.
2.    Pilihan produk Terapi Gelombang Otak berbasis Binaural Beats lebih banyak karena teknologi ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.
3.    Paling banyak diteliti dan dibuktikan efektivitasnya melalui riset ilmiah.
4.    Bisa ditambahkan background noise atau musik pengiring tanpa mengurangi kualitas stimulasi otak.
5.    Mampu menstimulasi otak kiri dan otak kanan sekaligus untuk mensinkronkan seluruh otak.

Kekurangan binaural beat:
1.    Diperlukan kualitas rekaman yang cukup tinggi untuk hasil maksimal.
2.    Harus menggunakan headphone stereo.
3.    Dibutuhkan waktu lebih lama bagi otak untuk menghasilkan gelombang otak yang diharapkan.
4.    Tidak bisa menstimulasi salah satu bagian otak saja.



Monaural Beats
Monaural Beats adalah teknologi Terapi Gelombang Otak yang memancarkan suara yang sama pada 2 speaker yang diletakkan pada telinga kanan dan kiri. Teknologi Monaural beats ini diperkenalkan oleh Dr. Gerald Oster pada tahun 1973. Beliau menilai bahwa semua orang belum tentu mau menggunakan headphone untuk terapi gelombang otak, maka dibuatlah teknologi terapi gelombang otak yang menghasilkan suara satu arah sehingga cocok digunakan di speaker.  Sebagian orang tidak suka menggunakan headphone, maka muncullah teknologi Monaural Beats yang bisa dipakai untuk menstimulasi otak tanpa menggunakan headphone. Monaural beats bekerja dengan cara memancarkan suara dengan frekuensi yang sama pada 2 speaker yang diletakkan di sebelah kanan dan kiri telinga pendengar.

Kelebihan Monaural Beats:
1.    Tidak membutuhkan headphones.
2.    Bisa menggunakan speaker yang tidak stereo sekalipun.
3.    Lebih cepat merangsang otak dibandingkan binaural beats.

Kekurangan Monaural Beats:
1.    Tidak bisa menstimulasi otak untuk menghasilkan gelombang dibawah 4Hz
2.    Tidak boleh diberi background noise atau musik pengiring.
3.    Pilihan produk sangat sedikit karena tidak begitu diminati.

Sumber dicantumkan pada artikel Simulasi Gelombang Otak (4)
loading...

Belum ada Komentar untuk "SIMULASI GELOMBANG OTAK (3)"

Posting Komentar