MEMBANGKITKAN PIKIRAN BAWAH SADAR (3)





Peran Pikiran Bawah Sadar.
Pikiran bawah sadar  memegang peranan sangat dominan. Dapat dikatakan Pikiran Bawah Sadar manusia adalah jiwa  manusia, jiwa awalnya manusia, jiwa mendasarnya manusia. Bayangkan seorang bayi yang masih beberapa bulan, ia bergerak dengan spontan, menangis dan tertawa dengan sangat alamiah, bergumam tidak jelas, dan lain sebagainya. Ini adalah fungsi dari Pikiran Bawah Sadar. Pikiran Bawah Sadar bayi masih sangat dominan, makanya bayi itu sangat peka akan vibrasi atau mood dari orang sekitarnya. Contohnya bila orang tuanya sedang cekcok sang bayi sedikit banyaknya dapat merasakan. Pikiran bawah sadar salah satu fungsinya adalah intuisi yang dalam bahasa yang sering kita kenal  insting, padahal istilah insting ini untuk binatang. Dalam perkembangan menuju dewasa Pikiran Bawah Sadar terus menerus memegang peranan penting. Ia adalah tempat penyimpanan kebiasaan, emosi-emosi terpendam sejak masa kecil, program-program perilaku dan persepsi, value atau nilai dasar, rekaman-rekaman penglihatan dan pendengaran yang bermuatan emosi negatif maupun positif, dan lain sebagainya.

Perilaku, cara berpikir, dan cara merasa manusia adalah hasil proyeksi dari apa yang ada di pikiran  bawah sadarnya. Misalkan, seorang anak yang dari kecil sering dipukuli dan dibentak, di pikiran bawah sadarnya akan tersimpan ketidak puasan dan rasa takut yang berlebih, ini akan mempengaruhi perilaku dan cara berpikir dan cara merasa dia di masa depan. Hal yang dapat terjadi, dia bisa saja menjadi orang yang minder, takut berlebihan, tidak mudah percaya orang, lain, kurang semangat juang, dan lain sebagainya. Namun bisa saja justru dengan semua ketidak puasan itu di pikiran bawah sadarnya, ia malah menjadi orang yang sangat agresif, ia menjadi orang yang keras, pemarah, dan menyakiti orang lain juga.

Bila pikiran bawah sadar kita lumayan kondusif dan positif, maka baik pula kehidupan kita. Dan ternyata Pikiran Bawah Sadar manusia juga punya kekuatan untuk menciptakan, misalnya: saat seseorang terlalu cemas akan kesehatannya, bila ia tidak menghentikan kecemasan itu, penyakit yang ia takuti malah bisa   terjadi secara riil. Orang yang meyakini bahwa ia tidak mampu, maka sesuai dengan keyakinannya terjadi pula ketidak mampuan tersebut.  Orang yang sering mengeluh “aduuuh capek…” “capek bangettt” “capek yahhh” “capekkk dehh..” dan lain sebagainya, akhirnya ia akan mengalami psikosomatis dimana ia akan sering capek jasmaniah meskipun tidur cukup, makan cukup, kerja tidak berat, karena di pikiran bawah sadarnya telah tertanam program capek. Berhati-hatilah akan apa yang telah, sedang, atau akan anda tanam di pikiran bawah sadar. Tanamlah yang baik maka akan menerima dan merasakan yang baik pula.


 
Gelombang Otak Alpha  Adalah Gerbang Menuju Pikiran Bawah Sadar
Kondisi yang paling penting untuk menembus  pikiran bawah  sadar adalah kondisi alpha. Dalam kondisi alpha kita bisa membuka pintu gerbang menuju 88 persen kekuatan Pikiran bawah sadar. Kondisi alpha adalah kondisi yang sangat santai atau sama persis ketika kita berkhayal dan melamun. Kecepatan gelombang alpha mencapai 7 sampai 13 putaran perdetik. Yang membedakan kondisi alpha dengan theta adalah kesadaran kita, alpha masih merasakan anggota tubuh kita

Lalu,bagaimana caranya mengeksplorasi kekuatan pikiran bawah sadar.
1.    Sebagai langkah  awal, perlu dipahami kondisi otak manusia menurut gelombangnya. Ada empat katagori  gelombang otak,yaitu  beta, alpha, theta, dan delta. Lalu bagaimana caranya kita masuk ke gelombang alpha?
2.    Cara yang mudah adalah membalikkan mata kita ke atas dan memejamkan mata, lalu pikiranpun membawa kita ke dalam kondisi alpha, melarutkan kita dalam suasana yang nyaman dan penuh kedamaian.
Kondisi alpha juga dapat dibangun melalui meditasi. Meditasi yang sempurna adalah kedua telapak tangan dibuka, pada saat itulah energi alam akan menyatu dan berputar diseluruh tubuh. Di tunjang musik indah dan syahdu, suasana masuk ke kondisi Alpha akan lebih mudah tercapai.

Gelombang otak pada frekuensi beta dan alpha berada di level  pikiran sadar. sedangkan frekuensi theta dan delta disebut sebagai  pikiran bawah sadar. Sekali lagi, bukan berarti tidak adanya kesadaran otak/pikiran. Melainkan disebut Pikiran bawah sadar, karena kesadaran delta dan theta belum mampu dipahami oleh alpha dan beta (pikiran sadar). Fungsi Pikiran bawah sadar merupakan memory card yang menampung dan menyimpan “bahan-bahan” jadi hasil olahan pikiran sadar yang sudah terseleksi oleh RAS (reticular activating system). Sedangkan pikiran sadar berfungsi sebagai “mesin produksi” bahan “olahan jadi” tersebut. Tugas pikiran sadar mengolah pemaknaan, lalu disaring mana yang dianggap memiliki nilai/value untuk dimasukkan ke dalam pikiran bawah sadar.  Sementara itu cara kerja RAS adalah sebagai berikut :

Data-data (stimulan) diolah oleh rasio/pikiran sadar, lalu masuk ke pikiran bawah sadar melalui proses penyaringan diri, dinamakan RAS (reticular activating system).    RAS tidak hanya menerima bahan jadi dari pikiran sadar. Bahan jadi yang telah diberi nilai pikiran sadar sebagai bahan jadi negatif atau bahan jadi positif. RAS bekerja otomatis tergantung pada kondisi gelombang otak, pemikiran dan emosi. Fungsi RAS adalah menginstalasi dan uninstalasi program ke atau dari dalam pikiran bawah sadar. Kejadian /peristiwa bersifat netral bebas nilai. Sementara itu yang memberi nilai adalah pikiran sadar. Persoalannya, bagaimana kita memilih program yang bermanfaat, bagaimana menentukan program positif. Positif bernilai universal dan positif bernilai individual. Program positif individual akan dipengaruhi oleh stimulus yang berasal dari luar diri. Sementara itu, program positif universal bersumber dari rasa sejati yang menciptakan stimulan dalam otak sebelah kanan (spiritual spot). Misalnya nilai universal hukum sebab akibat yang memandang puncak dari penyebab (penyebab sejati) dari seluruh kejadian di alam semesta ini disebut sebagai Tuhan (God) atau Causa Prima. Sesuatu yang ada (being) namun keberadaanya (eksistensinya) tidak disebabkan oleh apapun juga.


 Pernahkah anda merasa sudah tahu lebih dulu apa yang menjadi jawaban atas suatu kejadian sebelum rasio/logika anda melakukan analisis ? Jika pernah, berarti pikiran bawah sadar anda sedang bekerja. Bekerjanya pikiran bawah sadar tentu saja terpisah dari bekerjanya pikiran sadar. Sehingga terkadang anda heran sendiri, manakala menyadari keputusan spontan anda ternyata benar dan tepat padahal tanpa melibatkan analisis rasio anda lebih dulu. Hal itu terjadi karena pikiran bawah sadar anda merupakan bentuk kesadaran tinggi yang tidak disadari oleh rasio / pikiran sadar anda. Kecepatan dan kemampuan analisisnya jutaan kali lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan rasio/logika pikiran sadar. Pikiran bawah sadar sudah memuat data-data yang telah diolah menjadi bahan jadi. Sewaktu-waktu diperlukan, dalam kondisi santai, konsentrasi, hening. Kesadaran  pikiran bawah sadar, ditandai dengan ide-ide yang inspiratif. Bila kita terbiasa mengolah keseimbangan antara pikiran sadar dan bawah sadar, kita akan mampu berfikir jernih, cepat, tepat,  akurat walau dalam keadaan tertekan dan genting.

Sumber : Dicantumkan pada Artikel : MEMBANGKITKAN PIKIRAN BAWAH SADAR (8)


loading...

Belum ada Komentar untuk "MEMBANGKITKAN PIKIRAN BAWAH SADAR (3)"

Posting Komentar