REINKARNASI, Ilmiahkah ? (4)





Hipnoterapi dan  Penelitian Kehidupan Masa Lalu
Past Life Regression adalah sebuah teknik dalam hypnosis yang digunakan untuk membimbing seseorang agar bisa mengalami kembali (mengingat semua detailnya dan merasakan seperti sedang terjadi) kehidupan di masa lalu, yang mana dia terlahir sebagai pribadi yang berbeda di zaman yang berbeda. Anda  seperti mengetahui siapa diri anda ketika sedang mengenang kehidupan yang lalu. Kadang-kadang orang-orang mengalami kembali trauma dan rasa sakit dari kehidupan sebelumnya. Karena itu Past Life Regression bisa menjadi metode hipnoterapi dan juga bisa menjadi salah satu sarana "rekreasi mental".

Past life regression, adalah fenomena adanya pikiran bawah sadar kolektif (collective unconscious) dengan diwariskan secara turun temurun. Opini ini mengadaptasi konsep pikiran bawah sadar kolektif dari Carl Gustav Jung (1875?1961), murid Sigmund Freud, si pencetus teori psikoanalisis. Para ahli hipnosis juga memandang pass life regression merupakan wujud komunikasi ide bawah waras (selain kegiatan mimpi) tentang sebuah informasi yang terabadikan. Age regression ialah salah satu tekniknya. Teknik itu sering dipakai dalalm hipnoterapi buat mencari pokok suatu permasalahan yang terjadi di masa lalu serta menjadi penghambat untuk kehidupan  saat  ini, yang  bahkan sering tidak disadari  oleh subjek atau klien yang bersangkutan.

Dalam hipnoterapi  Past Life Regression menjadi teknik yang sangat ampuh untuk menyembuhkan penyakit/gangguan yang disinyalir penyebabnya berasal dari kehidupan masa lalu. Benarkah kita pernah hidup di masa lalu?.  Pertanyaan ini masih diperdebatkan sepanjang zaman. Namun yang sangat menarik adalah bahwa untuk mengalami Past Life Regression, Anda tidak harus mempercayai adanya kehidupan masa yang lalu. Semua orang bisa mengalaminya asalkan mau. "Anda tidak harus percaya adanya reinkarnasi atau kehidupan masa lalu untuk bisa mengalami Past Life Regression."

Metode Hypnotic Regression secara resmi dipergunakan dengan luas untuk penelitian reinkarnasi dan dimulai pada tahun 1967 oleh Denys Kelsey dan istrinya Joan Grant, dalam buku mereka “Many Lifetimes” hasil karya mereka berdua. Pakar penyembuhan terkenal: Kelsey adalah anggota universitas kedokteran Kerajaan Inggris, ia dengan istri yang memiliki kemampuan supranatural bekerja sama dengan erat, bersama-sama telah meletakkan fondasi penelitian reinkarnasi melalui penggunaan metode Hypnotic Regression Past-life Therapy yang diterapkan belakangan hari, sudah meliputi Hypnotic Regression didalamnya yang mencakup sebagian dari reinkarnasi, dan sebagian lainnya tidak berkaitan dengan hipnotis melainkan hanya menggunakan cara penyembuhan konsepsi reinkarnasi.
   
Selain itu juga ada Morris Netherton yang didalam bukunya berjudul: “Past Lives Therapy” telah mengenalkan satu macam metode penelitian yang tidak berkaitan dengan ilmu hipnotis: Ia menganggap penyakit dari kebanyakan orang ada kaitannya dengan kehidupan masa yang lalu mereka.  Di dalam terapi penyembuhannya ia menekankan penggunaan suku kata krusial yang sering muncul dari penuturan sendiri dari para pasien.  Banyak dari pasiennya melalui sebab-akibat dari kehidupan masa yang lalu bisa mengatasi penyakit yang muncul pada kehidupan masa sekarang.



Cerita dari sebuah buku hipnoterapi. Suatu hari, seorang klien pria berusia 23 tahun yang menderita fobia kegelapan datang kepada seorang hipnoterapis untuk menyembuhkan fobianya. Sang Hipnoterapis melaksanakan prosedur terapi seperti biasa. Namun, tanpa disangka dan tanpa disengaja, suatu peristiwa langka terjadi. Klien tiba-tiba mengalami abreaksi.  Setelah ditenangkan, klien menceritakan suatu kejadian yang menyebabkan dia takut terhadap gelap.  Menurut pemaparan klien, pada kehidupan sebelumnya dia meninggal di dalam kamar penjara yang gelap. Dia dikurung selama berhari-hari tanpa diberikan makan dan minum sampai mati dalam kamar gelap tersebut.

Peristiwa Past Life Regression (PLR) yang spontan itu adalah contoh nyata bahwa seseorang tidak harus percaya adanya Past Lives (kehidupan masa lalu) untuk bisa mengalami PLR. Perlu dicatat bahwa klien tersebut adalah seseorang yang tidak meyakini adanya reinkarnasi. Namun dia merasa sangat yakin, bahwa orang yang dilihatnya dalam kondisi hypnosis adalah dirinya sendiri. Bahkan klien mengaku bahwa sebenarnya dia tidak cuma melihat, tapi mengalami sendiri dan juga merasakan seperti pengalaman sendiri. Setelah sesi hipnoterapi  klien mengajukan beberapa pertanyaan kepada hypnotherapist yang kurang lebih seperti ini.”Sebenarnya apa yang terjadi?”, “Apakah benar saya pernah hidup sebelum kehidupan sekarang?”. “Apakah yang saya alami dalam hypnosis adalah nyata? Atau hanya halusinasi?”.  
Singkat cerita, Sang Hypnotherapist menjelaskan bahwa tidak penting apakah reinkarnasi itu ada atau tidak. Yang penting masalah klien bisa diselesaikan.

Memang, hypnotherapist tidak berwenang membenarkan atau menyangkal apakah benar manusia yang hidup sekarang ini sudah pernah dilahirkan di dunia sebelum kehidupan sekarang. Dalam menjawab pertanyaan tentang PLR, hypnotherapist biasanya menjelaskan beberapa teori yang memungkinkan terjadinya fenomena PLR. Anda sebagai pribadi yang merdeka pun bebas memilih teori mana saja yang menurut Anda masuk akal dan cocok dengan keyakinan pribadi Anda. Kalaupun ternyata Anda tidak percaya semua teori ini pun bukan masalah.


SUMBER  : Dicantumkan pada artikel Reinkarnasi, terakhir
loading...

1 Komentar untuk "REINKARNASI, Ilmiahkah ? (4)"