Misteri Kehidupan Masa Lalu (2)



(Dalam dunia yang tidak ada ruang dan waktu, tak ada istilah kematian.Robert Lanza)
Einstein membuktikan bahwa seluruh energi di alam semesta adalah tetap dan tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.
Roh itu adalah abadi dan bahwasanya kehidupan kita tidak pernah berakhir
Sehingga dapat berkali-kali berjumpa dengan yang kita kasihi, baik di alam lain [gaib] maupun
Di dalam kehidupan duniawi yang berikutnya.


Kematian, Energi dan Teori Biosentrisme
Sebuah penelitian ilmiah menunjukkan kematian bukanlah pemberhentian terakhir. Observasi ilmiah yang dilakukan menyimpulkan kehidupan dan kematian ternyata berkorespondensi dengan  "alam lain" (multiverse). Paparan ilmiah tersebut dijelaskan dalam teori ilmiah biosentrisme. Menurut teori ini, kendati tubuh dirancang untuk hancur sendiri, namun ada sebuah 'energi' yang bekerja dalam otak, yaitu 'perasaan hidup' mengenai 'siapakah saya'. "Energi itu tidak musnah ketika manusia mati,"  tulis ilmuwan terkemuka dunia danpengarang buku Biocentrism,  Robert Lanza. Menurutnya, energi 'perasaan hidup' itu tak tercipta, tapi tak bias musnah.  Lantas, apakah energy ini berpindah dari satu dunia ke dunia lain?

Sebuah eksperimen yang belum lama ini dipublikasikan dalam jurnal  Science memperlihatkan para ilmuwan bias mengubah sesuatu yang sudah terjad ipada masa lalu. Lewat percobaan yang menggunakan beam splitter (perangkat optik yang membelah berkas cahaya), partikel-partikel energy diputuskan keberadaannya. Ternyata, dari situ dapat ditentukan apa yang berlaku pada partikel ini pada masa lalu sehingga seseorang dapat menyelami pengalaman di masa lalu. (Robert Lanza). "Apa yang Anda lihat dan rasakan sekarang adalah putaran informasi pada otak Anda."

Menurut biosentrisme, ruang dan waktu semata-mata adalah alat penghimpun informasi secara bersamaan.  Karena itulah, dalam dunia yang tidak ada ruang dan waktu, tak ada istilah kematian. Dalam bukunya, “Ghosthunters,” peneliti hantu John Kachuba menulis,  “Einstein membuktikan bahwa seluruh energi di alam semesta adalah tetap dan tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Ketika seorang mati, energi yang tersimpan dalam tubuh  mereka dilepas dalam bentuk panas, dan pindah ke binatang yang mengonsumsi jasad itu,  baik binatang liar maupun bakteri dan cacing sertat umbuhan  yang menyerap nutrisi dari tanah. Jika jasad itu dikremasi, energy dilepas dalam bentuk panas dan cahaya. Ketika kita makan tumbuhan atau binatang mati, kita mengonsumsi energy mereka dan mengubahnya menjadi energy bagi tubuh kita. Energi itu tidak ada dalam bentuk energy elektromagnetik berbentuk  bola cahaya, melainkan panas dan energy kimia.

Teori Einstein menyatakan bahwa konsep ruang waktu dan energy materi bukanlah dua kesatuan yang terpisah sama sekali. Keduanya bias terjalin dalam keadaan tertentu. Dan kalau dua konsep ruang waktu dan energy materi dapat disatukan dalam satu medan, tidak mustahil suatu benda dapat muncul dan lenyap secara mendadak, seperti dalam proses dematerialisasi. Para ahli yang mengkaji kasus aneh yang banyak terjadi di segitiga Bermuda seperti lenyapanya pesawat terbang, kapal dan lainnya meyakinikan kita bahwa peristiwa-peristiwa tersebut terjadi karena adanya penyatuan medan energy materi dan ruang waktu, seperti yang diungkapkan
oleh Einstein.


Einstein berpendapat, ruang waktu dapat kembali dengan sendirinya. Sehingga, secara teori memungkinkan seseorang untuk bertemu dengan dirinya yang masih muda di masa lalu. Sudah tersebar luas kalau para fisikawan secara bertahap membuang waktu pada sebagian besarsifat yang biasanya kita pahami membutuhkan waktu. Sekarang sobekan antara waktu fisika dan waktu pengalaman mencapai kesimpulan logisnya, dimana banyak ilmuwan dalam fisika teoritis mulai percaya kalau pada dasarnya waktu tidak ada.

Adakah kehidupan masa lalu ?
Bagi sebagian masyarakat, mereka percaya akan adanya kehidupan masa lalu, sebagian lagi tidak percaya pada kehidupan masa lalu. Meskipun ada beberapa penelitian tentang kehidupan masa lalu, sebagian orang menganggap memori masa lalu bukanlah berasal dari kehidupan masa lalu seseorang yang sebenarnya, melainkan adalah memori genetik yang berasal dari nenek moyang kita. Perdebatan tentang kehidupan masa lalu akan terus berlangsung dan tetaplah menjadi spekulasi adanya kehidupan masa lalu. Dari pada memperdebatkan kehidupan masa lalu, akan lebih bijaksana bila kita melihat kegunaan yang luar biasa besar dar teknik regresi masa lalu. Dalam sesi regresi masa lalu memang akan banyak dijumpa iberbagai gambaran memori kehidupan yang berbeda beda. Biarlah memori gambar tetap menjadi memori bawah sadar yang tidak tahu persis diperoleh darimana. Karena ada juga kemungkinan   bukanlah berasal dari memori kehidupan masa lampau, bias juga diperoleh karena masukan yang tidak sengaja tercetak pada pikiran bawah sadar. Yang jelas memor itersebut berpengaruh pada kehidupan masa sekarang dan tentunya juga masa depan. Memori trauma akan berlanjut terus kalau tidak diselesaikan sekarang.  Memori masa lalu bias juga dianggap sebagai metafora pikiran bawah sadar, yang muncul kepermukaan pikiran sadar.    

Apakah kehidupan masa lalu itu betul terjadi ?
Regresi kehidupan masa lalu umumny adilakukan untuk mencar ipengalaman spiritual ataupun mengatasi masalah psikis sebagai psikoterapi. Sebagian besar penganjur adalah mereka yang percaya terhadap reinkarnasi. Kebanyakan agama memiliki pengertian akan paham reinkarnasi. Di dunia Barat, reinkarnasi sepertinya hal yang baru dan membutuhkan cara berbeda untuk bias dimengerti.

Tradisi Hindu memandang reinkarnasi sebagai penjara spiritual sampai kita mencapai pencerahan. Pencerahan ini bisa dicapai pada saat kita mengakhiri lingkaran inkarnasi. Dalam  ajaran Buddha, inkarnasi adalah cara pembangunan jiwa dan kesadaran bahwa tidak ada saya / Anda atau saya / Anda. Kita datang bersama-sama dalam kesadaran bahwa kita semua adalah satu dengan segala sesuatu. Ini adalah pernyataan sederhana untuk agama yang dinamis selama ribuan tahun.

Dengan mengembalikan ingatan kemasa kehidupan yang lalu maka akan muncul suatu kesadaran bahwa roh itu adalah abadi dan bahwasanya kehidupan nkita tidak pernah berakhir sehingga dapat berkali-kali  berjumpa dengan yang kita kasihi, baik di alam lain [gaib] maupun di dalam kehidupan duniawi yang berikutnya

SUMBER : Dicantumkan pada artikel Misteri Kehidupan Masa Lalu, terakhir.
loading...

Belum ada Komentar untuk "Misteri Kehidupan Masa Lalu (2)"

Posting Komentar